MOM BLOGGER

A Journal Of Life

Tips Menulis Blog untuk Pemula

Jumat, 02 Februari 2018
https://www.pexels.com/photo/fashion-legs-notebook-working-5279/

Memilih hidup sebagai blogger (-blogeran) tentunya bukan pilihan mudah #eitdah. Pasalnya, saya jadi harus terus berfikir apa sih yang hendak akan mau ditulis. Dan jujur saja, saya baru beberapa bulan terakhir berani mendeklarasikan diri saya sebagai seorang blogger secara terang-terangan di akun media sosial milik saya (kalo ada akun medsos orang lain yang rela dan mau memuat info diri saya sebagai blogger boleh juga huahahaha). Sebelumnya? Nai nai nai. Saya masih malu-malu meong.

Boro-boro mendeklarasikan diri sebagai blogger. Pamer tulisan terbaru saja saya tebang pilih. Pilih-pilih kira-kira mana tulisan yang isinya layak pamer alias layak dibaca khalayak. Karena ga enak juga kalo isinya cuma curhatan trus saya share di media sosial. Kok saya merasa seperti tidak enak ya. Padahal ya ga pa pa juga. Hak kita kan mau share tulisan dimana dan ke siapa aja. Ini mah saya aja yang orangnya ga enakeun kecuali kalo lagi kumat overconfident nya 😆 Saya bisa share tulisan yang isinya padahal cuma 1 kalimat doank. Dan saya pun akan bahagia jika ada yang ngeklik link tulisan singkat tersebut. #isengyaks

Awal ngeblog, sumber dan ide menulis saya memang berasal dari anak-anak. Segala kerumitan otak dan kepusingan saya terhadap dua bocah lucu ini mampu membuat saya menulis rangkaian curhat ala emak-emak. Emak-emak yang sok tegar mengambil hikmah dari apa yang saat itu tengah membuat dia lieur bin pening. Sampai akhirnya saya tergiring untuk terus berfikir menulis meskipun saat itu saya sedang tidak dipusingkan oleh anak-anak.

Menurut saya, secara tidak sadar, ternyata kebiasaan mencari ide menulis (katakanlah menangkap fenomena) dari prilaku anak-anak ini memberikan efek positif kepada diri saya. Paling tidak saya jadi rajin mikir. Meskipun mikirnya ya ga jauh-jauh dari anak ... anak ... dan anak 😅😅😅. Nah inilah dia tips yang pertama. Yaitu ...

Bentuk habits
Yups! Kebiasaan-kebiasaan yang awalannya terkesan maksa dan kok ya kaya ga penting buat ditulis itu ternyata cukup penting dalam menumbuhkan kebiasaan menulis kita. Paling tidak kebiasaan untuk mencari sumber ide untuk menulis jadi terbentuk. Intinya kan, menulis kan? Gimana mau nemu ide kalo si menulisnya aja tak kunjung di eksekusi. 😊 Jadi menulislah! Meskipun cuma isi hati atau bersitan pikiran. Ya seperti yang saya lalukan hehehe ..  Bisa dibilang blog saya di awal itu CHSI banget ... Catatan Hati Seorang Ibu 🙈

Setelah beberapa bulan menjalani aktivitas sebagai mom blogger (biar kerasa keren gitu sayanya 😅), yaitu mom alias emak yang kerjaan sampingannya ngeblog, saya merasakan beberapa tulisan yang saya tulis cukup membantu saya untuk mengingat kembali rasa, pemikiran dan juga pandangan saya terhadap masalah yang saya hadapi saat itu. Yang tak jarang masalah itu terkadang sebenarnya suka berulang. Sehingga ketika membaca  kembali tulisan saya di blog, saya cukup terbantu berfikir jernih dalam mencari penyelesaiannya.

Disinilah saya melihat ada kemajuan yang tak sadar terjadi. Menulis yang tadinya menjadi aktivitas 'pembuangan sampah emosi' sudah berubah menjadi aktivitas 'pemilahan sampah' sebagai solusi. Sehingga menuliskan manfaat atau hikmah dari apa yang saya ... hmmm ... katakanlah masalah, menjadi salah satu sumber dan ide menulis saya. Jadi, tips kedua nya yaitu ...

Latih kepekaan
Melatih kepekaan terhadap apa yang kita alami dan membagikannya sebagai salah satu sumber solusi atau mungkin inspirasi dimana kita sudah merasakan manfaatnya.

Salah satunya tulisan ini. Ide datang tatkala saya tengah mengalami kebingungan hendak menulis apa yang tak perlu referensi dan bolak balik halaman Google. Ya apalagi kalau bukan menulis pengalaman sendiri. Pengalaman apa ya yang bisa dibagi tanpa harus mencantumkan foto sehingga ga harus ngobrak ngabrik dokumen Google photo. Ya sudah! Tercetuslah ide menulis 'Tips Menulis' ini. (dan saya mendadak merasa cemerlang wkwkwkwk ... padahal biasa aja yes 😂😂😂)

Ya contoh lainnya banyak banget. Salah satunya tulisan tentang "Self Healing Inner Child". Ide menuliskan kembali pengalaman saya menuntaskan wounded inner child saya. Dan ternyata tulisan ini disambut ramai oleh khalayak yang entah sumber pemirsanya dari mana. Mungkin karena bahasan tentang inner child berbahasa Indonesia juga masih sedikit, jadilah tulisan ini ke track sama mesin gugel. Entahlah ... 😅

Memang, menulis itu pekerjaan yang susah susah gampang. Rasa-rasanya kita akan mampu menuliskan aneka macam pengalaman kita dengan mudah. Tapi ketika cursor sudah berkedip di hadapan layar hp/laptop, ide pun buyar. Kalimat pertama pun tak kunjung tercipta. Kalo pun ada, berakhir kembali diujung kedipan cursor yang baru saja membabat habis huruf per hurufnya.

Sebagai Blogger yang digolongkan sangat sangat sangat dan teramat baru dan amatiran ini, bagi saya tips di atas segala tips adalah satu hal ini. Apa? Ini dia tips ketiga ...

Belajar Menikmati
Kenikmatan dalam memainkan kata demi kata meski tak mampu berima. Meski tak menarik bagi pembaca, katakanlah demikian. Namun menjadi blogger artinya kita menjadi penulis sekaligus pembaca untuk diri sendiri. Tak ada penilaian, tak ada menang atau kalah, dan juga tak ada persaingan. Semua bebasssss ... lepasssssss ... dan yang terpenting kita sendiri harus puassssss. Sehingga menikmati proses menulis itu sendiri menjadi ruh bagi seseorang yang ingin menisbatkan dirinya sebagai seorang penulis. Ketika sudah menikmati, maka yakinlah ide akan bermunculan tanpa bisa dibendung. Dan saya biasanya suka tepar sendiri ketika selesai menulis satu postingan dan bermaksud berhenti untuk istirahat, ternyata otak tak henti berfikir menemukan ide dan merangkai kata demi kata seolah hp atau laptop sedang dihadapan.

Trus kalo ga ada yang baca blog kita gimana? Itu lain urusan. Bahasannya masuk ke Bab TUJUAN 😆. Berhubung blog saya berawal dari sebuah tujuan 'mulia' yaitu membuang sampah emosi, sehingga saya tak berharap orang lain membaca blog ini. Jadilah saya tak ada urusan untuk itu. Tapi ... itu dulu. Hehehe. Sekarang? Lain ceritalah. Tak mungkinlah saya tulis 'Tips Menulis' ini tanpa berharap ada orang yang membacanya. Ya paling tidak temen-temen di komunitas bacalah ya agak satu atau seratus orang 😆. Komunitas? Yups! Dan ini dia tips keempat!

Join komunitas blogger
Jaman sekarang eh Zaman denk yang bakunya. Zaman sekarang ... kalo ga join komunitas kayanya berasa ya ruginya. Karena kan pada hakikatnya kita itu hidup berkomunitas dari zaman doeloe nya. Cuman zaman now, dinyaringin aja penamaannya. Misal, Komunitas Emak Emak Pembelajar. Dulu juga ada komunitas emak-emak pembelajar, belajar menerawang nasib orang, belajar menganalisis hidup orang hehehe ... maap becanda ✌😆

Yang artinya, kenapa ga kita join komunitas yang jelas dan memiliki manfaat. Seperti komunitas blogger. Meskipun bekal kemampuan menulis kita belum seperti halnya blogger-blogger senior (duh maap pake istilah senior junior ... #feelinggaenak pake istilah beginian 😅), tapi yang penting kita punya kelompok buat belajar dulu. Dari pada ngabisin waktu nongkrong ga jelas (buat remaja), atau rumpi ga penting (buat emak-emak), atau juga ngopi ga berkualitas (buat bapak-bapak), mending join komunitas kan ... Join komunitas  bisa membuat kita lebih produktif dan positif.

Ya salah satunya join komunitas blogger #1minggu1cerita.

Nah tips kelima berkaitan dengan tips keempat, yaitu:

Paksa diri menulis rutin dan konsisten
Seperti di komunitas #1minggu1cerita, setiap member 'dipaksa' untuk menulis satu minggu minimal satu tulisan. Terserah tulisannya tentang apa dan seberapa banyak kata. Yang penting, 'menulislah walaupun satu minggu satu cerita'.

Tidak mampu satu minggu satu tulisan? Ga masalah! Semampunya kita aja. Yang penting konsisten. Mau satu tulisan untuk dua minggu atau satu bulan atau per dua bulan, yang penting rutin dan konsisten. Namun memang semakin dekat jarak rutinitasnya, semakin terbangun habits baik untuk menulis. Karena otaknya diajak mikirin ide terus. Jadi jam terbang nya menyesuaikan hehehehe

Masih belum muncul ide menulis apa padahal udah praktekin 5 tips di atas?

Rajin-rajinlah Blogwalking
Meskipun cuma jalan-jalan ke satu atau dua blog dalam seminggu dengan memilih tema random di komunitas #1m1c, saya merasakan ide bermunculan lebih cepat. Paling tidak dengan menggunakan ide yang sama dengan tema blog yang sedang kita kunjungi, cukup ngebantu kita untuk tetap produktif dan rutin menulis. Yang penting jangan plagiat aja. Plagiat cuma bikin blog kamu jadi jelek. Mending tulis dengan bahasa sendiri plus ditaburi pendapat dan pengalaman sendiri. Jadi deh tulisan.

Oke deh. Saya rasa enam tips di atas sudah sangat mewakili tips yang lain.

Jika pun misal sumber ide belumlah muncul-muncul juga, barangkali kamu butuh banyak baca. Bisa dengan membaca buku, membaca berita, majalah, bahkan dengan membaca kehidupan pun akan bisa membantu kita dalam menemukan ide menulis.

Yang terpenting berani memulai dan tak gentar dikomentari.

Karena menulis itu adalah proses diri dalam memahami. Menulis juga mampu mengikat memori menjejak sejarah.

Mudah-mudahan kita bisa terus berproses jadi penulis yang sesungguhnya ya ... siapapun yang membaca tulisan ini. Kamu ... iya kamu ... kelak kamu akan jadi penulis berpengaruh! Siapa? Kamu! Saya? Iya kamu! 😅😅😅

So, tak usah pikir-pikir jauh-jauh soal ide menulis sehingga membuat kamu harus pergi berwisata atau berkuliner dulu baru menulis. Tapi, menulislah saat ini juga! Merdekaaaaaaah!!!!! Kalo tetep ga nemu ide? Mungkin benar, kamu butuh picnic 😂😂✌✌✌✌

Columbus, 1 Februari 2018
12 komentar on "Tips Menulis Blog untuk Pemula"
  1. Hihi lucu baca postinganmu, Gaya tulisan mungkin menggambarkan karakter penulis ya. Aku jd happy bacanya :)


    Jadi belajar lbh peka tiap kondisi, biar curhatan jg B's dituangkan dlm bntk tulisan 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaa .. efek ga bisa tidur tp ga mau nulis yg ribet2 ... btw link tulisanmu di web 1m1c ga bisa dibuka lho .. coba cek deh .. aq udah coba mpe 5 kali .. entah lg gangguan atau gmn .. tp sampe aku selesai blogwalking ke yg lain tulisan mu masih belum bisa dibuka .. ni aku baru beres BW

      Hapus
  2. aaaaakkkuuuu iyaaa akuuuu ahahaha.
    duh belom setor~

    Coba dong request tips mau menulis tp Kaya yg gapunya waktu #eeeeaaaa

    bagus uni.. syuka ❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. beda yg kerja maaaaaah ... aku kan emak2 pengangguran 😂😂😂😂 ... tulis aja tips produktif menulis disela bekerja 😆😆😆

      Hapus
  3. Tulisan mbak Merisa keren, kok bisa malu-malu meong untuk share?
    Tulisanku saja yang remah remah rempeyek dan hanya sebagai "pembuangan sampah emosi" kushare jika kurasa tak akan ada yang tersakiti oleh tulisanku hahahha lebay, maafkan..
    tips-tipsnya benar sangat bermanfaat.. gabung dengan komunitas dan rajin-rajin blogwalking secara tidak langsung akan buat kita juga jadi rajin nulisnya. Yang kurasakan seh gitu..salam kenal mbak merisa... sesama member 1m1c..

    BalasHapus
    Balasan
    1. malu2 meongnya kan dulu .. skrg udah ga ... bukan krn merasa tulisan ku skrg lbh bagus dr tulisan yang dulu sih .. tp lebih ke kebebasan jiwa .. dulu masih terjerat rasa mencemari mata pembaca .. kl skrg udah ga ada .. krn blog ini punyaku.. kl ada yg tercemari .. suruh siapa klik link nya hihihi.. ga denk becanda.. salam kenal juga ... 🤗

      Hapus
  4. happy banget bacanya, dan bermanfaat banget... keep on writing ka!

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar via terhibur kalo baca ... biar via mesem2 sendiri kalo baca hehehe ... semoga manfaat ya remah2 tips ini 😆😆😆😆

      Hapus
  5. Duh mbaaa..menampar saya yg udh sebulan ga setooorrr..jahahaha..
    Jadi pengen setor tulisan..Eh tapi nulis komen dlu aj deng..wkkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. duh maap mba ga maksud buat nampar.. hihihi .. semoga nemu ide nulis ya mba .. aamiin .. nuhun udah berkunjung 😆😆🤗🤗🤗

      Hapus
  6. Balasan
    1. hehehehe ... semangat terus menulis 😘😘😘😘

      Hapus

Komenmu sangat berarti bagiku 😆
Makasi ya udah ninggalin komen positif ... 🤗