MOM BLOGGER

A Journal Of Life

Image Slider

5 Pelajaran dari ZaZi Buat Umi

Jumat, 30 Juni 2017
Terasa ga terasa, sudah 4 tahun waktu dilewati bersama 2 anak kembar ini. Kehadiran mereka memang menghadirkan berjuta rasa dan warna. Bisa dibilang Nano Nano kaya permen .
5 Juli ini tepat mereka 4 tahun. Sudah besar ya ... tapi bagi saya mereka seperti bayi 2 tahun . Seriusaaaaaaaaan ... hehehehe ...
Setelah melewati fase hidup yang berpindah-pindah dimulai dari pulau Jawa kemudian pulau Sumatera dan balik lagi ke pulau Jawa, akhirnya kami mendarat di benua Amerika. Si kembar tanpa mereka sadari sudah membelah dunia ... melampaui batas yang pernah dialami orang tuanya. Dalam fase hidup yang berpindah-pindah seperti layaknya manusia zaman purba (halah lebay), saya mendapati banyak pelajaran bersama si kembar. Yang rasa-rasanya perlu saya bagi dan tuliskan di 4 tahun usia mereka ini.

Kemeriahan Hari Raya di Amerika

Kamis, 29 Juni 2017
Yang pertama itu selalu lebih spesial. Lebaran pertama di Amerika itu tentunya menjadi hal yang spesial. Dan tulisan pertama yang mengupas tentang lebaran di Amerika itu (dan sekarang hanya tinggal kenangan karena kehapus) memang spesial karena menulis tulisan kedua itu = malas dan hilang mood πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
Tapi ... jangan sampai malas dan mood mengatur kita!!! #ala-alamotivator. (Baca tulisan curhat saya sesaat mengetahui postingan ini kehapus)

Komik Lebaran saat Za Zi bagi-bagi gift lebaran πŸ˜„πŸ˜„


Barangkali Allah menginginkan saya menuliskan kisah lebih berhikmah tentang Lebaran kemaren. Sehingga qadarullah, tulisan saya yang sebelumnya dibuat lenyap πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Ini SS status kakak saya saat tulisan masih bisa di akses. Duh sedih yak ...

Dalam tulisan yang terhapus itu, saya menulis singkat tentang sensasi rasa lebaran yang saya rasakan disini. Yang kemudian saya komparasi dengan rasa lebaran idul kurban saat awal pertama saya menginjakkan kaki di tanah Obama ini.

Namun di tulisan kali ini, dengan judul yang dimodifikasi, saya mencoba menggali lebih dalam rasa yang tercipta dari acara yang bernama hari raya. Hari raya idul fitri. #ecieeeeeee

Alhamdulillah, setelah menjalani puasa 1 bulan di bulan Ramadan, Allah masih memberi saya dan keluarga umur yang panjang sehingga masih bisa bersuka cita menyambut datangnya Idul Fitri. Ada hal yang cukup berbeda pada lebaran idul fitri kali ini. Ya! Lebaran kali ini pelaksanaan shalat Eid nya membuat jiwa dan air mata tak mampu terbendung karena suasana yang mengingatkan diri akan kampung halaman. (resiko perantauan πŸ˜‚πŸ˜‚)

Berbeda dengan shalat Idul Adha pertama saya di Amerika, shalat Eid kali ini terselenggara sederhana di halaman belakang rumah salah seorang warga Indonesia yang telah berdomisili lama di Amerika. Bisa dikatakan ini ide dadakan. Yang muncul sebagai ungkapan rasa rindu komunitas Indonesia disini akan suasana fitri khas Indonesia.

Ini dia sang tuan rumah. Pak Ibrahim dan Bu Diana. 

Ide dadakan ini menggiring saya pada sebuah pengalaman baru yang membungkus rasa rindu. Ide dadakan hasil dari celetukan ini membuat suasana lebaran kali ini melebihi ekspektasi saya. Ya!!! Lebaran lebih meriah karena suasana penuh keakraban dengan alunan takbir pengikat memori dengan Indonesia. Kemeriahan yang tercipta karena rindu lebaran di Indonesia seolah terobati.

Suasana saat Takbiran sembari menunggu jamaah lain. Photo by Vidi

Bukan! Bukan bermaksud memisahkan diri atau tidak mau membersamai diri dengan para muslim yang lain. Kami hanya tetiba merasa rindu suasana hari raya di Indonesia. Tak pernah terbayangkan oleh saya rekan yang bertahun-tahun di sini betapa susahnya memendam rindu akan suasana hari raya di kampung halaman. Sehingga wajar saja ketika ide dadakan ini muncul langsung disambut baik oleh orang Indonesia lainnya. Karena mungkin rasa rindu yang ada itu muncul bersamaan πŸ€—πŸ€—πŸ€—

Wajah kemeriahan pasca shalat, senyum merekah semua 😊. Photo by Vidi.

Ada yang beda. Sungguh! Ada rasa-rasa yang kemudian muncul dalam geliat raga bernama tawa. Cengkrama tercipta. Ukhuwah pun semakin erat. Bukan karena kita ingin membeda-bedakan negara, karena ini hanyalah soal rasa. Bahwa semua muslim bersaudara, kami paham maknanya. Namun kenyataan bahwa ada rindu berbalut harap membuat kami tak mampu membendung harap akan jemari yang terikat kuat dalam persaudaraan seagama dan senegara ini.

Suasana keakraban pasca shalat. Photo by unknown πŸ˜…

Dan pada akhirnya, terselenggaralah shalat Eid pertama di Columbus dengan panitia penyelenggara dan jamah shalat orang Indonesia semua. Masya Allah ...

Suasana persiapan tempat H-1 lebaran. Penuh Keakraban. Photo by Vidi.

Berbekal soundsystem alami dibantu dendangan takbiran khas Indonesia melalui media You Tube yang ada, kami pun menyambut hari Raya dengan suka cita. Sahut-sahutan takbiran sembari menyapa lembut yang datang dengan ramahnya senyuman. Sungguh ... esensi lebaran tak terasa kurang. Sungguh makna keberkahan Ramadan seolah hadir dihadapan, membersamai kami anak-anak ibu pertiwi πŸ€—πŸ€—πŸ€—

Halal bi halal pasca Shalat Eid. 😍😍😍

Komunitas Indonesia di Columbus

Ah ... dari tadi bahasa saya rada-rada gimana ya ... Ya anggap saja bahasa yang tercipta gambaran rima yang menggambarkan makna indahnya hari raya pertama saya.

Khutbah dari Khatib dadakan semoga menambah makna lebaran. Photo by Ardiyanto.

Harapan saya, semoga silaturahim kita tetap terjaga. Baik sesama muslim sedunia ataupun muslim se Indonesia. Dan saya juga berharap lebaranan cita rasa Indonesia ini terus rutin diselenggarakan dengan selang seling. Idul fitri di komunitas Indonesia kemudian  Idul adha di komunitas dunia. Atau sebaliknya. Semoga tali persaudaraan kita hakiki hingga ke jannah nya. Aamiin.

Columbus, 29 Juni 2017

Ujian Keikhlasan Para Blogger

Ini bukan cerita drama. Ini kisah nyata. Dimana saya baru saja kehilangan sesuatu yang berharga . Sebelumnya izinkan saya bercerita, tentang sebuah kata bernama ikhlas.
Katanya, ikhlas itu tak perlu di bunyikan. Cukup simpan di dalam hati, biarkan hanya kamu dan Tuhanmu yang tau. Begitu katanya.
Lalu dalam tulisan ini, tanpa mengurangi makna kehilangan yang sesungguhnya. Izinkan saya menceritakan tentang apa yang telah saya alami, yang saya namakan kehilangan. Ya! Saya kehilangan. Kehilangan postingan blog 
Mungkin ada diantara teman-teman yang sudah membaca atau sekedar melihat judul postingan saya "Lebaran di Amerika". Nah, postingan ini hilang lenyap yang baru saya sadari barusan. Ya!!! Barusan ... Pantesan saja viewer postingan mencapai ribuan, kenapa pada tega yang ribuan itu hanya 8 orang yang ngeklik blog saya ya .. gumam saya dalam hati. Ternyata oh ternyata ... postingan nya ga ada. (padahal memang ga menarik kali ya judulnya )
Saya memang bukan penulis terkenal. Ditambah bahan tulisan saya yang sangat ringan melebihi ringan nya kapas. Namun saya blogger yang hanya mencoba berbagi kisah dengan bahasa sederhana ala ibu rumah tangga. Apresiasinya tak perlu muluk-muluk. Cukup tulisan terpublikasikan, sudah membuat saya happy. Berapapun yang baca saya tak peduli ...
Ketika saya menyengajakan menulis lewat browser pake HP demi tampilan tulisan yang lebih menarik karena dibarengi dengan foto-foto yang mewakili isi tulisan... disitulah saya merasa keren. Akhirnya bisa juga nulis lengkap dengan foto-fotonya. Tapi tak dinyana tak disangka ... kesalahan teknis yang saya lakukan telah menghapus tulisan 'terniat' saya. Ya! "Lebaran di Amerika" tulisan pendek saya tentang pengalaman lebaran di benua Laksamana Cheng Ho ini tulisan 'terniat' yang pernah saya tulis! Dimana saya sungguh niaaaaaaaaat banget nulis di chrome dari HP. Bayangin! Dari HP. Masukin foto dan tulis caption. Dimana semua fitur harus zoom out agar bisa ke klik oleh jemari saya yang kelebihan lemak ini.
Dan kemudian postingan itu lenyap??????!!!!!! 
Saya ikhlas!!! Sungguh saya ikhlas ο€’ο€’ο€’
Demikian curhatan saya 
#kembalilagimenulispakeaplikasiblogger
Columbus, 29 Juni 2017
di pagi hari nan cerah ...

Dilema Anak Kembar

Siang ini seperti biasa kami bermain di taman bermain komplek apartemen. Dan saya seperti biasa izin me time ke anak-anak. Tak berapa lama, datang anak lain ikut bermain. Alhamdulillah ... mereka jadi makin seneng karena ada temennya, jadi bisa main makin lama alias me time emaknya juga jadi bertambah 😆😆

Tiba-tiba, Ziad teriak dan Zaid menangis. Ternyata Zaid terjatuh. Disinilah awal cerita baru bermula. Babak baru pengasuhan 2 anak kembar yang berbeda karakter.

"Dede bisa, teman bisa, babang ndak bisa", ungkap Zaid sembari nangis sesegukan menahan sakit dipinggangnya pasca jatuh.

Ya Rabbi ... dada saya terasa sesak. Ada babak baru yang lupa saya persiapkan. Atau lebih tepatnya agak terkaget untuk menghadapinya. Tadinya saya hanya menganggap biasa saja kebiasaan Zaid yang sering menyerah sebelum berperang. Dan karakter ini bertolak belakang dengan Ziad yang sedari dulu selalu optimis meski akhirnya dia menyadari bahwa sesuatu itu sulit dilakukan.

Pengasuhan anak kembar, jujur saja tak mampu berjalan sesempurna dan serapi pengasuhan anak di sekolah. Dimana catatan perkembangan anak tertulis rapi dan bisa dilihat kembali sebagai bahan evaluasi. Sedangkan saya? Hanya mampu menyimpan dalam memori pola karakter mereka berdua. Tanpa bisa memastikan apakah benar karakter A itu ada di Ziad dan B itu ada di Zaid. Karena tak jarang mereka sering bertukar karakter atau bisa jadi efek saling mempengaruhinya mereka berdua.

Tampaknya salah satu solusi yang bisa saya lakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri Zaid adalah dengan dating time bersama Zaid. Menghabiskan waktu hanya berdua dengan melakukan hal-hal menantang untuk membuktikan bahwa dia bisa melakukannya.

Sedangkan solusi lain berupa dorongan melalui contoh yang ditunjukkan Ziad nya hanya membuat Zaid merasa semakin kecil diri. Karena memang karakter Zaid yang tak mau kalah dengan Ziad. Sedangkan Ziad memiliki karakter yang mau mengalah. Ziad juga sangat membuka diri untuk diajari oleh siapapun ketika dia belum mampu, termasuk diajari oleh Zaid.

Ya! Zaid sang perfeksionis dengan gengsi selangit hanya bisa dilembutkan lewat kesempatan yang kita berikan agar dia berfikir tentang apa yang telah dia lalui. Sedangkan Ziad sang sanguin yang easy going ... semoga saja mereka bisa saling dorong dan motivasi ...

Jujur, semakin memasuki usia sekolah semakin deg deg ser dengan perkembangan 2 anak ini. Semoga saya mampu menjadi ibu yang bijaksana ... bahwa setiap anak memiliki kemampuan masing-masing.

Ini cerita random pasca insiden panjat memanjat yang berujung jatuhnya Zaid. Gambaran peristiwa nya sedikit banyak tergambar lewat foto ya ... 😊

Columbus, 27 Juni 2017

Anak yang Diidamkan

Selasa, 13 Juni 2017

Berada di negara adidaya, sempat membuat saya agak merasa berkecil hati terkait pengasuhan anak. Karena konon katanya sebagian besar orang tua di negara maju sangat memperhatikan pola asuh terhadap anak-anak mereka. Entahlah, yang saya dengar begitu. Seolah semua orang tua di negara maju itu adalah orang tua sempurna.

Tapi manusia tetaplah manusia. Informasi dan berita yang tersebar tentulah hanya sekelumit kisah sempurna dibalik ribuan kisah 'tak sempurna'. Karena menjadi orang tua 'sempurna' tentunya tak semudah alkisah yang didendangkan atau teori yang disampaikan. Banyak faktor yang menjadi faktor keberhasilan seorang manusia dewasa dalam 'men-create' manusia-manusia kecil nya menjadi 'anak yang diidamkan'.

Setelah nyaris 1 tahun disini, aneka warna pengasuhan anak pun semakin membuat saya berangsur membaik dalam pola pikir perihal 'anak yang diidamkan'. Dimana dahulu, sangat frustrasi ketika anak bertingkah 'tidak wajar' menurut orang dewasa. Dimana dahulu saya akan sangat panik ketika anak menunjukkan prilaku yang membuat manusia dewasa 'gatal' untuk membanding-bandingkan mereka.

Lain lubuk lain ilalang, lain dulu lain sekarang. Itulah pepatah yang tepat 😄. Entah terlambat atau tidak, yang pasti kesadaran akan 'anak yang diidamkan' bukan lagi anak yang tumbuh sesuai keinginan kita melainkan anak yang tumbuh sesuai fitrah mereka membuat saya semakin memperbesar rasa syukur setiap harinya. Kepanikan ataupun semua bentuk sikap negatif yang dulu pernah muncul efek dari belum siapnya saya diamanahi 2 makhluk kecil sekaligus ini perlahan berubah menjadi nilai-nilai positif yang bisa diambil. Dimana kehidupan yang diberikan Nya kepada kita bukan lah soal ukur mengukur kemampuan melainkan perihal seberapa kuat keinginan kita untuk berjuang demi memperoleh 'predikat terbaik' dihadapanNya, bukan manusia.

Ya! Berada dibalik jeruji 'anak idaman' tampaknya harus segera kita buang dan merubahnya menjadi 'anak beriman'. Karena jika beriman, pastilah diidamkan. Tapi belum tentu yang diidamkan itu adalah beriman.

Inilah hasil penglihatan yang membuat saya berfikir. Penglihatan fenomena para 'manusia bule' yang selama ini kita agung-agungkan kekerenan nya dalam mengasuh anak. Semoga kita tidak lagi memukul rata bahwa bule lebih keren dari orang Indonesia atau sejenis nya. Kenapa? Karena keren atau tidaknya pengasuhan itu sifatnya kasuistik. Entahlah kalau sudah ada prosentasenya ya. Yang pasti negara berbudaya seperti di Indonesia lebih bisa maju jika semangat belajar menjadi orang tua seutuhnya seperti tren saat ini terus dijaga. Saya yakin!! Indonesia akan lebih keren dari Amerika.

Columbus, Juni 2017

NB: curhatan setelah sekian kalinya melihat fenomena bule-bule 'tak sempurna' dalam mengasuh anak. Dan rada komplain jika masih ada ibu-ibu di Indonesia yang membanding-bandingkan bule sama non bule (tau lah ya penggunaan kata bule ini di Indonesia refer to siapa nya 😂) ... Ah akhir tulisan yang profokatif dan emosionil ya 😂😂😂😂😂. Inilah curhatan saya ... #cintaiindonesia #optimisindonesiamajujaya #indonesiaberbudaya #indonesiaberkarisma #majulahorangtuaindonesia

Link Printable Aktivitas Anak Gratis

Kamis, 08 Juni 2017
Tahun ini banyaaaaaaaak banget dapet link printable dari teman yang lagi di Belanda. Ga tau doi link nya dari mana ... adaaaaaaaa aja link-link keren yang dia bagiin. Yowes ...tak awetkan di blog biar long lasting selagi link nya ga dihapus konrennya ...
Berikut saya copy paste BC nya ...biar otentik ... hehehehe
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡
Harta karun! 35Printable GRATIS dari FamiliaKreativa
AssalamuΓ‘laikum Semesta Ayah - Bunda...
Apa kabarnyaaaa? Semoga kita sekeluarga selalu berbahagia dan diberkahi :)
Nah, di bulan Ramadhan ini kami kembali mau berkolaborasi dengan Ayah - Bunda untuk bisa mengisi hari-hari bersama ananda (terutama yang berusia 2 - 9 tahun) dengan aneka ativitas berkreasi yang kesemuanya bisa didapatkan dengan GRATIS TIS TIS. Caranya sangat mudah, tinggal klik link yang ada untuk men DOWNLOAD aneka printables yang pernah kami buat sejak tahun 2015 sampai sekarang, InsyAllah printables tersebut masih relevan :)
Printables berikut ini ada yang berupa worksheet, flashcard, poster dan beberapa bentuk lainnya yang bisa didownload untuk kemudian di print di rumah atau melalui digital printing di dekat rumah, semua printable yang ada di link ini bebas untuk di download dan disebarluaskan tanpa syarat. Bisa untuk penggunaan secara pribadi atau juga dipergunakan di lembaga pendidikan usia dini, silakan dimanfaatkan seoptimal mungkin, kami hanya berharap doa yang tulus dari Ayah - Bunda sekalian agar keluarga Familia Kreativa bisa terus diberi kesehatan agar bisa terus berkarya :)
Langsung saja, berikut ini katalog link Harta Karun! 35 Printable GRATIS dari Familia Kreativa
SERI ALFABET
1 - Flashcard Alfabet > https://goo.gl/3KxWsu
2 - Worksheet Alfabet (1/2) > https://goo.gl/O3aoOT
3 - Worksheet Alfabet (2/2) > https://goo.gl/Yn51q9
4 - Worksheet Alfabet FAUNA (1/2) > https://goo.gl/NXm4Jr
5 - Worksheet Alfabet FAUNA (2/2) > https://goo.gl/oWKMMb
6 - Poster Alfabet FAUNA > https://goo.gl/fwpL2S
7 - Worksheet Belajar Menulis > https://goo.gl/oZV1VJ
SERI HIJAIYAH
8 - Flashcard Hijaiyah > https://goo.gl/HKMbFg
9 - Flashcard Hijaiyah versi 2 > https://goo.gl/x4Qgqf
10 - Worksheet Hijaiyah > https://goo.gl/K7XZZw
11 - Poster Hijaiyah > https://goo.gl/G7IJU0
SERI RAMADHAN
12 - Worksheets Little Muslim 1437H - Seri 01 > https://goo.gl/NbZ7za
13 - Worksheets Little Muslim 1437H - Seri 02 > https://goo.gl/toIfQq
14 - Checklist Ibadah Ramadhan 1437H > https://goo.gl/xoFN8M
15 - 9 Poster Ramadhan > https://goo.gl/Ezujw0
16 - Cek-Lis Ibadah Ramadhan > https://goo.gl/y9V4T2
17 - Dekorasi Ramadhan (Paper Bunting) > https://goo.gl/yeFGYO
SERI HAJI DAN QURBAN
18 - Poster Pelaksanaan Ibadah Haji > https://goo.gl/HnadMR
19 - Poster Hewan Qurban > https://goo.gl/qRuXUo
SERI JAM
20 - Poster Jam > https://goo.gl/0aj0OT
21 - Worksheet Jam > https://goo.gl/EuG55t
SERI FLORA & FAUNA
22 - Worksheet - FAUNA > https://goo.gl/yqiGmV
23 - Worksheet - Mewarnai Hewan Darat > https://goo.gl/jfJ4sJ
24 - Worksheet - Mewarnai Hewan Air > https://goo.gl/7Xq3eJ
TUTORIAL KREASI KERTAS
25- Membuat Hiu > https://goo.gl/AT24yt
26 - Membuat Paus > https://goo.gl/KNpfiL
27 - Membuat Kura-kura > https://goo.gl/OsAK15
28 - Membuat Gurita > https://goo.gl/IusIAZ
LAIN-LAIN
29 - Worksheet - KOTAK > https://goo.gl/j9cSc0
30 - Kalender Aktivitas Mingguan > https://goo.gl/Y7kjsK
31 - BoardGame - KLOPP - Seri Binatang > https://goo.gl/nYpn2B
32 - BoardGame - KLOPP 2- Seri Rukun Islam > https://goo.gl/9yzOHR
33 - Table Sign - Dilarang Merokok > https://goo.gl/CJeZSk
34 - X-Banner - Manner > https://goo.gl/vdclMP
35 - Pembatas Halaman Sudut Buku > https://goo.gl/KPniA8
BONUS : Sticker LINE - Salma Koala - https://goo.gl/L9HL0Q (Nah, yang ini mah sponsor :P)
Untuk mengikuti update Familia Kreativa bisa melalui :
facebook.com/familiakreativa (jika berkenen mohon untuk memberi review/ rating yaa :)
instagram.com/familiakreativa
telegram.com/fkberbagi
familiakreativa.blogspot.com
Selamat belajar dan berkreasi,
WassalamuΓ‘laikum,
Familia Kreativa
πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰
Banyak kaaaaaaan ... Eits! Ini masih ada ... dari BC yang berbeda ... cekidot ya 😊😊😊
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡
Oiya para bunda..biar si kecil semakin semangat dan menikmati bulan Ramadhan nya yg penuh berkah 😍
Saya jd teringat punya
resume daftar link2 nya bwt nambah stok ide dan inspirasi bunda bwt program aktifitas ramadhan bg si buah hati
(hemat waktu browsing & bs disesuaikan dg rentang usia anak) 😊
Semoga bermanfaat..dan semoga Ramadhan ini kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan..amiin yra
Here they are:
πŸ•‹ Masjid collages
πŸ•‹ Du'aa posters
πŸ•‹ Ramadhaan game
Enjoy Bunda! πŸ˜„
πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰
Mudah-mudahan yang bikinin kita materi printable ini selalu diberi kelimpahan rahmat dan hidayah ... aamiin ...
Selamat ngeklik 😘😘😘

Tiramisu Halal

Rabu, 07 Juni 2017

Yey Alhamdulillah akhirnya bisa juga kasih review resep tiramisu pasca 3 kali eksekusi.

Pertama kali eksekusi resep tiramisu bareng tetangga orang Indonesia disini pake resep ini. Resep yang ditulis orang Indonesia yang (tampaknya) juga penggemar tiramisu. Resepnya simple tanpa telor. Tinggal pur campur para krim. Dan resep ini rekomendid buat kamu-kamu yang sangat-sangat pengeeeeeeeen makan tiramisu homemade. Karena bahan-bahan nya gampang ditemukan dan simple cara pembuatannya.

Tapi ... jujur saya tetap saja penasaran mengeksekusi resep tiramisu yang mendekati resep aslinya. Resep dengan menggunakan triple cream πŸ‘‰ cuatard, mascarpone, dan whipping cream yang katanya menjadi rahasia utama dari sebuah kelezatan tiramisu #eitdah.

Berhubung bahan tiramisu terutama ladyfingers/savoy dan mascarpone nya rada susah ditemukan. Jadilah saya ngumpulin bahannya nyicil πŸ˜‚. Setelah semua bahan lengkap ... akhirnya saya mencoba eksekusi sendiri resep international ini (karena ditulis bule πŸ˜…). Ini eksekusi kedua saya. Tapi jadi eksekusi pertama buat saya karena masak sendiri tanpa tetangga ... hehehehe.

Di eksekusi kali ini saya menggunakan mascarpone demi bisa memuaskan rasa penasaran. Niatan hati ingin eksekusi kali ini langsung sukses ternyata tidak tercapai. Ada masalah pada heavy whipping cream nya yang tidak mengembang kaku ketika saya mixer. Sehingga overmixing dan menjadi butter ... hiks. Untuk eksekusi yang ini saya menghabiskan 1 botol heavy whipping cream ukuran besar ... dengan 2 kali gagal mixer dan 1 kali cukup berhasil. Adonan yang cukup berhasil inilah yang saya gunakan untuk campuran adonan krim tiramisu meski membuat krim bertekstur lebih encer dari yang seharusnya. Soal rasa??? Tidak merusak rasa sama sekali. Tiramisu tetap uenaaaaaaaak dan bikin ketagihan karena sangat creamy tapi ga bikin eneg ... #nyomnyom

Merasa gagal di percobaan sebelumnya. Saya pun memutuskan untuk kembali mengeksekusi resep international ini. Tapi sayangnya mascarpone sudah tidak ada. Sedangkan toko terdekat tidak menjual keju jenis ini. Hiks. Yowes. Cream cheese sajah! Klitak klituk ... saya pun kembali ngotak ngatik bahan tiramisu πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† dan ... executioooong ...

Deg deg ser juga ketika ngemixer heavy whipping cream. Khawatir gagal lagi. Khawatir ga whipping up alias ga kaku. Kalo ga kaku lagi, artinya krim akan encer lagi .... huwoooooo ... Bismillah ... inhale exhale πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

Tadaaaaaaaaaa ... alhamdulillah ... perfect!!!! Inilah tekstur krim yang saya dambakan. Lembut tapi tidak encer. Lumer dimulut ... nyom nyom ... Jadilah timbangan BB makin bergeser ke kanan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Meski rasa tiramisu menggunakan cream cheese ini ada sedikit perbedaan dengan penggunaan mascarpone. Tapi bagi saya tetap saja rasanya enak dan bikin ketagihan. Karena memang saya pecinta dunia krim seperti ini πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Oh ya, sedikit review resep. Resep 1 tanpa telor (tanpa adonan custard) memiliki rasa nyaris seperti cheesecake yang disajikan dengan biskuit ladyfingers dicelup kopi (biasanya cheesecake disajikan dengan base biskuit graham crackers). Tentunya ada perbedaan rasa dan kepuasaan dengan resep international yang menggunakan telur untuk adonan custardnya. Dimana rasanya lebih saling mengikat dengan paduan sempurna tiramisu yang tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata (maaf kalo lebay πŸ˜…).

Jadi kalo dibikin skema perbedaan resep orang Indonesia dengan resep dari si bule (duh maaf ya saya kesulitan menamai resep-resep ini ... jadilah pake kode negara berdasarkan bahasa yang digunakan penulis resep di blog mereka πŸ™ˆ)

🍰 Tiramisu Indo
Adonan whipped cream + creamchesee/mascarpone

🍰Tiramisu bule
Adonan custard + adonan whipped cream + mascarpone

Jadi selain perbedaan dalam menggunakan keju nya (antara cream cheese dan mascarpone) juga terdapat perbedaan pada jenis adonan yang dicampur dalam pembuatan cream tiramisu nya.

Demikian sedikit review resep tiramisu yang pernah saya eksekusi. Mudah-mudahan bahasa nya ga bikin pusing ya ... Segala resep clickable ya ... jadi feel free to click. πŸ˜„

Btw ... saya gagal menciptakan foto yang indah ... hiks. Selain udah keburu dicolek anak-anak ... ternyata susah ya motongin tiramisu agar tetap indah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Tapi ga papa deh ... si Laura in the kitchen aja yang udah punya channel pribadi di you tube bikin tiramisu nya juga percis saya kok berantakannya ... Ga percaya? klik aja ... hihihihihi

Columbus, 8 Juni 2017

NB: kehalalan tiramisu terdapat pada kopi yang digunakan. Selagi kita menggunakan kopi yang sudah jelas kehalalannya ... plus tidak memasukan campuran alkohol rasa kopi (kahlua) ataupun rum ... maka in sya allah tiramisu kita halalan thoyyiban ... 😊