MOM BLOGGER

A Journal Of Life

Tiramisu Halal

Rabu, 07 Juni 2017

Yey Alhamdulillah akhirnya bisa juga kasih review resep tiramisu pasca 3 kali eksekusi.

Pertama kali eksekusi resep tiramisu bareng tetangga orang Indonesia disini pake resep ini. Resep yang ditulis orang Indonesia yang (tampaknya) juga penggemar tiramisu. Resepnya simple tanpa telor. Tinggal pur campur para krim. Dan resep ini rekomendid buat kamu-kamu yang sangat-sangat pengeeeeeeeen makan tiramisu homemade. Karena bahan-bahan nya gampang ditemukan dan simple cara pembuatannya.

Tapi ... jujur saya tetap saja penasaran mengeksekusi resep tiramisu yang mendekati resep aslinya. Resep dengan menggunakan triple cream πŸ‘‰ cuatard, mascarpone, dan whipping cream yang katanya menjadi rahasia utama dari sebuah kelezatan tiramisu #eitdah.

Berhubung bahan tiramisu terutama ladyfingers/savoy dan mascarpone nya rada susah ditemukan. Jadilah saya ngumpulin bahannya nyicil πŸ˜‚. Setelah semua bahan lengkap ... akhirnya saya mencoba eksekusi sendiri resep international ini (karena ditulis bule πŸ˜…). Ini eksekusi kedua saya. Tapi jadi eksekusi pertama buat saya karena masak sendiri tanpa tetangga ... hehehehe.

Di eksekusi kali ini saya menggunakan mascarpone demi bisa memuaskan rasa penasaran. Niatan hati ingin eksekusi kali ini langsung sukses ternyata tidak tercapai. Ada masalah pada heavy whipping cream nya yang tidak mengembang kaku ketika saya mixer. Sehingga overmixing dan menjadi butter ... hiks. Untuk eksekusi yang ini saya menghabiskan 1 botol heavy whipping cream ukuran besar ... dengan 2 kali gagal mixer dan 1 kali cukup berhasil. Adonan yang cukup berhasil inilah yang saya gunakan untuk campuran adonan krim tiramisu meski membuat krim bertekstur lebih encer dari yang seharusnya. Soal rasa??? Tidak merusak rasa sama sekali. Tiramisu tetap uenaaaaaaaak dan bikin ketagihan karena sangat creamy tapi ga bikin eneg ... #nyomnyom

Merasa gagal di percobaan sebelumnya. Saya pun memutuskan untuk kembali mengeksekusi resep international ini. Tapi sayangnya mascarpone sudah tidak ada. Sedangkan toko terdekat tidak menjual keju jenis ini. Hiks. Yowes. Cream cheese sajah! Klitak klituk ... saya pun kembali ngotak ngatik bahan tiramisu πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† dan ... executioooong ...

Deg deg ser juga ketika ngemixer heavy whipping cream. Khawatir gagal lagi. Khawatir ga whipping up alias ga kaku. Kalo ga kaku lagi, artinya krim akan encer lagi .... huwoooooo ... Bismillah ... inhale exhale πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

Tadaaaaaaaaaa ... alhamdulillah ... perfect!!!! Inilah tekstur krim yang saya dambakan. Lembut tapi tidak encer. Lumer dimulut ... nyom nyom ... Jadilah timbangan BB makin bergeser ke kanan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Meski rasa tiramisu menggunakan cream cheese ini ada sedikit perbedaan dengan penggunaan mascarpone. Tapi bagi saya tetap saja rasanya enak dan bikin ketagihan. Karena memang saya pecinta dunia krim seperti ini πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Oh ya, sedikit review resep. Resep 1 tanpa telor (tanpa adonan custard) memiliki rasa nyaris seperti cheesecake yang disajikan dengan biskuit ladyfingers dicelup kopi (biasanya cheesecake disajikan dengan base biskuit graham crackers). Tentunya ada perbedaan rasa dan kepuasaan dengan resep international yang menggunakan telur untuk adonan custardnya. Dimana rasanya lebih saling mengikat dengan paduan sempurna tiramisu yang tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata (maaf kalo lebay πŸ˜…).

Jadi kalo dibikin skema perbedaan resep orang Indonesia dengan resep dari si bule (duh maaf ya saya kesulitan menamai resep-resep ini ... jadilah pake kode negara berdasarkan bahasa yang digunakan penulis resep di blog mereka πŸ™ˆ)

🍰 Tiramisu Indo
Adonan whipped cream + creamchesee/mascarpone

🍰Tiramisu bule
Adonan custard + adonan whipped cream + mascarpone

Jadi selain perbedaan dalam menggunakan keju nya (antara cream cheese dan mascarpone) juga terdapat perbedaan pada jenis adonan yang dicampur dalam pembuatan cream tiramisu nya.

Demikian sedikit review resep tiramisu yang pernah saya eksekusi. Mudah-mudahan bahasa nya ga bikin pusing ya ... Segala resep clickable ya ... jadi feel free to click. πŸ˜„

Btw ... saya gagal menciptakan foto yang indah ... hiks. Selain udah keburu dicolek anak-anak ... ternyata susah ya motongin tiramisu agar tetap indah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Tapi ga papa deh ... si Laura in the kitchen aja yang udah punya channel pribadi di you tube bikin tiramisu nya juga percis saya kok berantakannya ... Ga percaya? klik aja ... hihihihihi

Columbus, 8 Juni 2017

NB: kehalalan tiramisu terdapat pada kopi yang digunakan. Selagi kita menggunakan kopi yang sudah jelas kehalalannya ... plus tidak memasukan campuran alkohol rasa kopi (kahlua) ataupun rum ... maka in sya allah tiramisu kita halalan thoyyiban ... 😊

Post Comment
Posting Komentar

Komenmu sangat berarti bagiku πŸ˜†
Makasi ya udah ninggalin komen positif ... πŸ€—