MOM BLOGGER

A Journal Of Life

Jurnal Ramadan: Ramadan Bulan Latihan

Jumat, 01 Mei 2020
Saya meyakini bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk menciptakan momen. Salah satunya yaitu momen latihan. Sebagaimana kita melatih diri menahan hawa nafsu, di bulan Ramadan kita juga bisa melatih diri untuk lebih produktif.


Banyak diantara kita kaum muslimin yang membuat agenda dan target di bulan Ramadan. Kenapa? Karena ketika kita mampu melatih diri melakukan target harian di bulan Ramadan, maka kita akan sangat terbantu untuk menjadi konsisten melakukan kebiasaan baik yang sudah menjadi target di bulan Ramadan.

Jikapun tidak mampu melebihi target di bulan Ramadan, paling tidak bertahan dengan standar yang kita lakukan di bulan Ramadan sudah sangat membantu diri kita untuk menjadi lebih baik.

Lalu bagaimana caranya agar produktifitas meningkat di bulan Ramadan? Salah satu cara paling mudah yaitu dengan mengalihkan aktivitas konsumtif menjadi aktivitas produktis. Misalnya, konsumsi gadget kita kita dalam satu hari adalah lima jam. Maka alokasikan tujuh puluh persen aktivitas gadget dengan hal yang produktif. Seperti menulis, mengedit video, membaca artikel (bukan membaca status orang ya πŸ˜…) dan hal lain yang mengasah indera untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Saya pribadi, mencoba menjadikan Ramadan sebagai momen melatih kembali diri ini untuk produktif menulis. Ketika aktivitas menulis meningkat, mau tidak mau aktivitas membaca saya pun meningkat. Dan tentu akan berefek pada aktivitas gadget yang tadinya hanya sekedar scroll timeline menjadi ketak ketik di keypad.

Dalam melatih kebiasaan baik tentu tidak mudah. Banyak halangan dan rintangan tentunya. Dan halangan yang paling berat yaitu rasa malas. Sehingga, salah satu cara agar halangan terberat ini tidak menghadang, maka pilihlah aktivitas produktif yang paling minim rasa malas. Artinya aktivitas yang benar-benar kita suka.

Selain itu, bagi ibu rumah tangga seperti saya, memiliki rutinitas kerumahtanggaan tentunya sudah menjadi sebuah produktivitas otomatis saya. Namun, bagi saya bukan produktivitas seperti inilah yang ingin saya latih. Karena saya pribadi sudah melatih diri melakukan aktivitas kerumahtanggaan di saat merantau kemaren. Jadi agak kurang menantang rasanya jika masih fokus pada urusan rumah tangga πŸ™ˆπŸ™ˆ.

Bisa dikatakan saya sudah harus beralih, karena tujuh tahun berumah tangga dengan 3 tahun setengah hidup mandiri jauh dari keluarga sudah lebih dari cukup. Sekarang saatnya menantang produktivitas diri yang sifatnya non rumah tangga, yaitu menulis.

Harapannya, semoga dengan momen latihan di bulan Ramadan ini saya bisa menulis satu artikel bermutu (bukan tulisan lepas seperti ini) yang memiliki pelajaran dan manfaat di dalamnya.

Nah, semoga teman-teman menemukan tantangan melatih produktivitas diri ya. Mumpung Ramadan dan di rumah aja. 

Semoga bermanfaat!

Batujajar, 1 Mei 2020

Nb: berikut contoh konsumtif to produktif
1. Hobi nontonπŸ‘‰ tulis review film yang ditonton
2. Hobi main gameπŸ‘‰ review plus minus game dalam kacamata kamu
3. Hobi makanπŸ‘‰ masaklah resep kesayangan kamu
4. Suka pernak pernikπŸ‘‰ praktekan satu tutorial pernak pernik favoritmu


Berhubung tulisan ini ga diedit-edit karena kaya masih belum menemukan permasalahan keypad saya yang suka mengetik otomatis ulang kata yang sebelumnya, dan menghapus kata dibelakang cursor ketika kita pencet tombol enter, jadilah saya sisipkan contoh aktivitas produktif. 
Post Comment
Posting Komentar

Komenmu sangat berarti bagiku πŸ˜†
Makasi ya udah ninggalin komen positif ... πŸ€—